Honda Racing Indonesia
Race Report Seri 1 ITCR 1200 2025
Race Report Seri 1 · Mandalika 2025 6 menit baca

HRI Buka Musim 2025 dengan Performa Kompetitif di Seri 1 ITCR 1.200

Andri Abirezky memimpin klasemen Seri 1 dengan 25 poin, sementara Avila Bahar memperkuat posisi HRI di papan atas. Honda Racing Indonesia memulai musim dengan sinyal positif dari Mandalika.

01

Seri Pembuka sebagai Ujian Pertama Tim

Honda Racing Indonesia mengawali Seri 1 ITCR 1.200 musim 2025 dengan performa kompetitif di Pertamina Mandalika International Circuit. Dalam race weekend pembuka Mandalika Festival of Speed, HRI menempatkan M. Andri Abirezky di posisi teratas klasemen Seri 1 ITCR 1.200 dengan 25 poin, sementara Avila Bahar turut menjaga posisi penting tim di papan atas bersama Honda Brio.

Bagi HRI, hasil ini bukan hanya tentang angka akhir. Seri pembuka selalu menjadi momen penting untuk membaca arah kompetisi, menguji kesiapan mobil, mengukur konsistensi pembalap, dan memahami karakter persaingan sepanjang musim.

HRI Seri 1 ITCR 1200 Mandalika
Tambahkan URL gambar
Pertamina Mandalika International Circuit — ITCR 1.200 Seri 1, 2025
02

Andri Abirezky Buka Momentum dengan 25 Poin

Eksekusi Balap yang Tenang dan Efektif

M. Andri Abirezky tampil sebagai sorotan utama HRI di Seri 1. Dengan raihan 25 poin, Andri membuka musim dengan posisi yang kuat dan memberikan sinyal positif bagi perjalanan tim sepanjang kompetisi.

Dalam kelas dengan persaingan rapat seperti ITCR 1.200, pembalap harus mampu membaca situasi sejak awal lomba. Keputusan yang tepat dalam menjaga racing line, momentum keluar tikungan, dan jarak dengan kompetitor dapat menjadi pembeda utama.

Seri 1 adalah tentang membangun fondasi. Setiap poin yang dikumpulkan sejak awal musim akan memiliki nilai strategis di akhir kejuaraan.

— Honda Racing Indonesia, Race Report Seri 1
03

Avila Bahar Jaga Konsistensi di Posisi Ketiga

Selain Andri, Avila Bahar juga menjadi bagian penting dari hasil HRI di Seri 1. Avila tercatat berada di posisi ketiga klasemen ITCR 1.200 Seri 1 dengan 13 poin, memperkuat kehadiran Honda Racing Indonesia di papan atas.

Kehadiran dua pembalap HRI di area kompetitif menunjukkan bahwa tim tidak hanya bergantung pada satu performa individu. Dalam kejuaraan panjang, konsistensi antar pembalap menjadi faktor penting untuk menjaga peluang tim.

Di kelas ITCR 1.200 yang dikenal sebagai salah satu kelas paling kompetitif dalam balap mobil nasional, setiap posisi ditentukan oleh kombinasi antara start, ritme balap, manajemen tekanan, dan eksekusi strategi yang presisi.

04

Alvin Bahar Pimpin ITCR 3.600 dengan Honda Civic Type R

Selain ITCR 1.200, Honda Racing Indonesia juga membuka musim dengan catatan kuat di kelas ITCR 3.600. Alvin Bahar tercatat memimpin klasemen Seri 1 ITCR 3.600 dengan 25 poin bersama Honda Civic Type R.

Kombinasi ini memperlihatkan peran Honda Racing Indonesia sebagai tim yang aktif dan kompetitif di lebih dari satu kelas, membangun prestasi di berbagai level kompetisi nasional secara bersamaan.


Dengan hasil positif di Seri 1, Honda Racing Indonesia menegaskan komitmennya untuk bersaing di level tertinggi balap mobil nasional. Di Mandalika, HRI tidak hanya mencatat hasil, tetapi juga membangun cerita tentang proses, strategi, dan evaluasi menuju seri-seri berikutnya.

Race Report Seri 1 ITCR 1.200 Andri Abirezky Avila Bahar Mandalika 2025
Honda Racing Indonesia
Baca Juga
Semua Artikel